Detail Cantuman Kembali
akumulasi logam berat Cr6+ di perairan wonorejo surabaya
Perairan Wonorejo Surabaya merupakan wilayah yang berdekatan dengan kawasan industri. Pada wilayah tersebut terdapat tiga sungai yang bermuara yaitu Sungai Jagir, Wonorejo dan Gunung Anyar, yang berpotensi mengalirkan cemaran, baik berupa pencemaran fisika, kimia maupun mikrobiologi. Pencemaran tersebut berupa limbah cair yang didalamnya mengandung berbagai jenis bahan pencemar, salah satunya yaitu senyawa Cr6+ yang berasal dari industri. Akumulasi Cr6+ dipengaruhi oleh faktor fisika dan kimia yaitu, arus, pH, DO, dan salinitas. Penelitian mengenai kandungan Cr6+ di Perairan Wonorejo Surabaya perlu dilakukan guna penelitian berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk analisis logam Cr6+ yaitu Spektrofotometri Serapan Atom, sedangkan untuk mengetahui akumulasi Cr6+ menggunakan alat float tracking. Hasil penelitian kadar Cr6+ di Perairan Wonorejo Surabaya pada 6 stasiun di 3 zona pengamatan yaitu muara, dekat muara maupun laut lepas menunjukkan bahwa sampel minggu ke-3 telah melewati NAB yang ditetapkan oleh KepMen LH no. 51 tahun 2004 yaitu 0,0025-0,018 mg/L. Hasil korelasi antara kadar Cr6+ dengan parameter kimia berupa salinitas, pH dan DO menunjukkan korelasi yang positif yaitu semakin tinggi kadar salinitas, pH dan DO mengakibatkan kenaikan Cr6+. Kecepatan arus yang lemah pada Stasiun 1, 2, dan 3 (Zona Muara) mengakibatkan adanya peningkatan akumulasi Cr6+ pada ketiga stasiun tersebut.
Rizky Putri Romadhon - Personal Name
Mahmiah, S.Si., M.Si. - Personal Name
Rahyono, M.Sc. - Personal Name
Mahmiah, S.Si., M.Si. - Personal Name
Rahyono, M.Sc. - Personal Name
624.18.13 Riz a
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2018
Surabaya
viii, 60 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







